HomePendidikan

Cara dan ketentuan Mutasi-Pindah Sekolah DKI Jakarta (SD, SMP, SMA, SMK, SLB)

Mutasi / pindah sekolah bagi peserta didik untuk jenjang SD, SMP, SMA/SMK dan SLB adalah hal yang lazim terjadi. Entah itu dikarenakan oleh orangtuanya yang pindah tugas atau sebab-sebab lainnya. Untuk tata cara dan persyaratan mutasi/pindah sekolah, setiap provinsi mempunyai aturan tersendiri tergantung kepada kebijakan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi. Namun secara garis besar tentunya tidak jauh berbeda. K-blog sarikan dari SE Kepala Dinas Pendidikan DKI No. 62 tahun 2019 tanggal 14 Juni 2019 tentang Perpindahan (mutasi) Peserta Didik Semester Ganjil Th Pelajaran 2019/2020 dan SE No. 116 tahun 2018 tanggal 26 Desember 2018 tentang Perpindahan (mutasi) Peserta Didik Semester Genap Th Pelajaran 2018/2019, Cara, ketentuan dan persyaratan mutasi/ pindah sekolah untuk peserta didik di satuan pendidikan SD, SMP, SMA, SMK dan SLB DKI Jakarta adalah sebagai berikut :

Ketentuan Umum

a. Mutasi masuk Peserta Didik dapat dilaksanakan apabila daya tampung sekolah masih tersedia, dengan memperhatikan ketentuan rasio kelas;

b. Batas Waktu :

b. 1. Semester Ganjil :

  • Mutasi masuk bagi Peserta Didik kelas II s/ d kelas VI SD, kelas VIII dan kelas IX SMP, kelas Xl dan kelas XII SMA/SMK paling lambat tanggal 23 Agustus 2019.

 

b.2. Semester Genap

  • Batas akhir perpindahan (mutasi) masuk bagi peserta didik kelas I s.d. V SD, kelas VII dan VIII SMP, kelas X dan Xl SMA/SMK, tanggal 22 Februari 2019.
  • Batas akhir mutasi masuk bagi peserta didik kelas VI SD tanggal 15 Februari 2019.
  • Batas akhir mutasi masuk bagi peserta didik kelas IX SMP dan kelas XII SMA tanggal 15 Januari 2019.
  • Peserta Didik kelas XII SMK tidak diperbolehkan mutasi masuk pada semester genap.

 

c. Kepala Sekolah menetapkan keputusan tentang Pembentukan Tim Perpindahan Peserta Didik sesuai kebutuhan, yang terdiri dari Pendidik dan Tenaga Kependidikan PNS;

d. Pelaksanaan proses mutasi harus obyektif, transparan, akuntabel, adil, dan tidak diskriminatif.

Persyaratan pindah sekolah / Mutasi Masuk

a. Umum

  1. Surat permohonan orang tua tentang perpindahan (mutasi) masuk peserta didik bermaterai Rp 6.000,- ke sekolah yang dituju.
  2. Fotokopi Rapor yang telah dilegalisir Sekolah/Madrasah/PKBM dan menunjukkan Rapor asli.
  3. Fotokopi ljazah dan SHUN yang di egalisir bagi peserta didik SMP, SMA dan SMK serta menujukkan dokumen asli
  4. Fotokopi sertifikat akreditasi sekolah.
  5. Fotokopi surat izin operasional/penyelenggaraan sekolah bagi peserta didik yang berasal dari Sekolah/Madrasah/PKBM swasta
  6. Surat keterangan bahwa peserta didik yang bersangkutan tidak sedang menjalani sanksi karena melakukan pelanggaran tata tertib sekolah.
  7. Fotokopi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

 

b. Khusus

1) Bagi peserta didik dari sekolah penyelenggara KTSP 2006 yang akan mutasi masuk ke sekolah penyelenggara Kurikulum 2013 :

  1. Melampirkan persyaratan sebagai mana dimaksud pada Persyaratan Umum butir 1-7;
  2. Mengikuti seleksi dengan kurikuium 2013;
  3. Jika dinyatakan lulus dan diterima, sekolah harus mengadakan matrikulasi untuk beberapa mata pelajaran yang dianggap perlu;
  4. Pelaksanaan matrikulasi sekurang-kurangnya 30 (tigapuluh) hari efektif;

 

2) Bagi peserta didik SMA dan SMK dari peminatan yang berbeda :

  1. Melampirkan persyaratan sebagaimana dimaksud pada Persyaratan Umum butir 1-7;
  2. Mengikuti Tes Potensi Akademik serta wawancara bila diperlukan;
  3. khusus SMK, perpindahan hanya dapat dilakukan untuk kompetensi keahlian yang sama.

 

Persyaratan bagi peserta didik berasal dari Satuan Pendidikan Negara lain :

  1. Melampirkan persyaratan sebagaimana dimaksud pada Persyaratan Umum butir 1 s/d 4.
  2. Surat Keterangan dari Sekolah asal.
  3. Surat Keterangan Penempatan Peserta Didik dari Direktur Jenderal yang merangani bidang pendidikan dasar dan menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  4. Rekomendasi/Surat Keterangan Atase Pendidikan dan Kebudayaan dari Negara sekolah asal yang menerangkan bahwa sekolah tersebut terakreditasi Baik atau setara Baik.

 

Persyaratan pindah sekolah / Mutasi Keluar

  1. Surat keterangan pindah (mutasi) keluar dari Provinsi DKI Jakarta ditandatangani Kepala Sekolah, diketahui Pengawas dan disahkan oleh Kepala Bidang Persekolahan untuk peserta didik SMP, SMA dan SMK;
  2. Surat keterangan pindah (mutasi) keluar dalam Provinsi DKI Jakarta ditandatangani Kepala Sekoiah, diketahui Pengawas dan disahkan oleh Kepala Suku Dinas untuk peserta didik SMP, SMA dan SMK;
  3. Surat keterangan pindah (mutasi) keluar dari Provinsi DKI Jakarta ditandatangani Kepala Sekolah, diketahui Kepala Satuan Pelaksana Kecamatan dan disahkan oleh Kepala Suku Dinas dan Kepala Bidang Persekolahan untuk peserta didik SD
  4. Surat keterangan pindah (mutasi) keluar dalarr Provinsi DKI Jakarta ditandatangani Kepala Sekolah, diketahui Kepala Satuan Pelaksana Kecamatan dan disahkan oieh Kepala Suku Dinas untuk peserta didik SD;
  5. Lampiran Surat Keterangan Pindah (mutasi) Keluar adalah :
  • Surat permohonan orang tua tentang mutasi keluar bermaterai Rp 6.000,00;
  • Fotocopi ijazah dan SHUS/M-BN untuk pesera didik SMP, SMA dan SMK;
  • Fotocopi Rapor dan aslinya;
  • Fotocopi daftar nama peserta didik kolekif (daftar 8355);
  • Fotokopi sertifikat akreditasi sekolah;
  • Fotokopi izin operasional/penyelenggaraan sekolah khusus bagi sekolah swasta;
  • Fotokopi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN);

 

Catatan :

  • Jadwal mutasi masuk pada satuan pendidikan DKI Jakarta hanya bisa dilakukan di awal semester.
  • Ketentuan tersebut diatur dengan Surat Edaran yang ditentukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Prov DKI Jakarta. Biasanya untuk mutasi di Semester Ganjil, SE dikeluarkan di Bulan Juni tahun berjalan. Sedangkan untuk semester genap, dikeluarkan di bulan Desember.
  • Kuota / daya tampung penerimaan siswa, bisa ditanyakan kepada pihak sekolah yang bersangkutan.
  • Ketentuan dan persyaratan mutasi bisa saja berubah sesuai dengan ketentuan / SE terbaru.

Semoga membantu….

error: Content is protected !!