KM Sabuk Nusantara 46, Solusi mancing murah ke Pulau Seribu

Terinspirasi oleh celoteh temen mancing di sekitar Dam Tanjung Priuk (via PLTU), akhirnya ane bulatkan tekat untuk melakukan trip mancing ke Pulau Seribu. Tujuan trip kali ini adalah Pulau Pramuka, dengan pertimbangan lokasinya yang sudah ramai. Sedangkan kapal yang ane pakai adalah KM perintis Sabuk Nusantara 46. Sebelum berangkat, searching dulu namun Info yang ane dapat dari internet tidak memuaskan karena tidak ada yang menyebutkan letak pasti tempat sandar KM Sabuk Nusantara 46. Satu-satunya jalan, survey langsung agar besoknya tidak kelimpungan saat akan berangkat. Nah, agar kejadian serupa tidak terulang, ane akan bagikan Denah posisi sandar KM Sabuk Nusantara 46 beserta cara masuk ke lokasi Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta.

denah-km-sabuk-nusantara-di-sunda-kelapa

Keterangan :

  • Panah merah, adalah pintu masuk ke arah lokasi, bisa lewat Jl. Maritim Raya atau Jl. Sunda Kelapa
  • Lokasi sandar KM Sabuk Nusantara 46 berada di ujung timur Pelabuhan Sunda Kelapa, di sebelah barat Hotel Batavia Marina.
  • Untuk pengendara Mobil, motor dan sepeda yang akan ke Pulau Seribu, disediakan tempat parkir di Halaman Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sunda Kelapa. Untuk ke lokasi KM Sabuk Nusantara 46 silakan jalan kaki mengikuti panah berwarna biru. Menurut Google Map, jaraknya 700 meter dan bisa ditempuh selama 9 menit. Ane hanya perlu 7 menit… ­čÖé
  • Untuk Kendaraan Umum, dari Stasiun Kota (Beos), atau Tj. Priuk Sobat bisa naik Mikrolet No 15 tulisan warna Merah trayek Tj. Priok – Kota via Pasar Ikan, ┬á(Jangan keliru dengan No. 15A tulisan warna Hijau, trayek sama tetapi via Mangga Dua), turun di depan pintu gerbang. Bisa juga menggunakan Kopami No. 02 trayek Senen – Muara Karang. Dari pintu masuk Pelabuhan Sunda Kelapa, ke lokasi sandar KM SN 46, jaraknya 1.000 meter via Pintu Masuk Jl. Maritim Raya dan 900 meter via Jl. Sunda Kelapa. ┬áJika mas bro n mbak sis ogah jalan dengan membawa kontainer Marina Cooler Box 24S yg berisi es batu, bisa sobat gunakan jasa ojek sepeda. Tarifnya 10 ribu bro. Sedangkan bus Trans Jakarta, ternyata hanya melayani trayek Pelabuhan Sunda Kelapa – Kota pada saat KM Sabuk Nusantara 46 tiba dari P. Seribu.
Mas Brewok siap berangkat bersama KM Sabuk Nusantara 46

Okeh, Sabtu tanggal 27 Agustus 2016 pagi, akhirnya ane berangkat dengan naik KM perintis Sabuk Nusantara 46 bersama dengan Mas Brewok, lelaki ganteng dengan 50% muka berbulu ­čśÇ . Jadwal keberangkatan KM sabuk Nusantara 46 dari Jakarta adalah tiap hari Sabtu, Senin dan Rabu. Sedangkan dari Pulau Seribu tepatnya dari Pulau Harapan / Pulau Kelapa berangkat tiap hari Minggu, Selasa dan Kamis. Sedangkan waktu keberangkatan adalah jam 8.00 Wib, namun fakta di lapangan bisa Jam 09.10 WIB seperti yang ane alamin. Dari pembicaraan dengan salah satu ABK, jam pemberangkatan memang fleksibel antara jam 08.00 s/d 09.00 WIB. Sifat kekeluargaan kental terlihat ketika Kapal sudah mulai bergerak namun ada dua motor calon penumpang yang datang. Petugas berseragam yang di darat (mungkin dari KSOP Sunda kelapa) langsung berkoordinasi dengan Nahkoda kapal dan kapal pun merapat lagi untuk mengambil penumpang tersebut. Beberapa penumpang yang di atas ada yang mengeluh. “Jika tidak diangkut kasihan, sudah jauh-jauh ke sini…” Satu kalimat dari petugas yang berada di darat ini langsung menyirnakan rasa dongkol dan menumbuhkan rasa empaty penumpang di atas dengan penumpang yang baru masuk.



Penjualan tiket dilakukan di atas Kapal dengan tarif Rp. 15.000,- / orang sudah termasuk asuransi. Tarif diberlakukan sama untuk orang dewasa maupun anak-anak / bayi dengan pertimbangan adanya biaya asuransi. ┬áDengan tempat tidur ber-AC di dua ruangan utama, toilet, dan restorasi, bisa dibilang fasilitas yang ada di kapal ini lebih mewah jika dibandingkan dengan harga tiketnya. Sedangkan bagi sobat yang Ahli Hisap, disediakan tempat terbuka yang ada di luar ruangan. ┬áKali ini pilihan kedua yang ane ambil karena ingin benar-benar melihat dan menikmati suasana perjalanan. Bersama kami, ada banyak rombongan yang membawa peralatan pancing. Bahkan ada Pak Budiman, seorang maniak sepeda ┬áyang naik ┬ákapal dengan sepedanya setelah menggenjot dari Depok. Kabar baik bagi penumpang lain muncul karena rombongan pengajian yang rencananya dilaksanakan di Pulau Panggang sudah membayar DP untuk biaya Kapal untuk pemberangkatan Minggu 28 Agustus 2016 ┬ásehingga pemberangkatan diundur menjadi jam 13.30 WIB, artinya waktu mancing diperpanjang… ┬á

Ok, tiba di P. Pramuka kira-kira jam 12.15 wib. Spot mancing kali ini ane pilih di dermaga Pulau Pramuka karena lokasinya dekat dengan keperluan ane selama aktivitas mancing. Lokasi masjid hanya beberapa meter dan lokasi warung tempat makan berada di sebelah timur utara (di pinggir pelabuhan utara pelabuhan utama) berdekatan dengan masjid, Harga makanan pun relatif sama dengan Jakarta, untuk minuman mineral sedikit lebih mahal. Menurut Mas Bari, maniak mancing asal Kebon Jeruk, spot mancing potensial di Pulau Pramuka, adanya di sebelah barat (termasuk di dermaga) karena lautnya dalam. Dari Google Map pun ternyata alasan tersebut benar, di sisi timur Pulau Pramuka kelihatan dangkal.   Pertimbangan lainnya memilih dermaga adalah adanya prediksi hujan ringan dari BMKG yang ternyata benar. Untungnya di dermaga sudah tersedia kanopi, sehingga aktivitas mancing tidak terganggu.

Kucing hitam dengan lelaki berbaju hitam di dermaga pulau Pramuka

Pertanyaannya adalah, dapat berapa ekor mancingnya? Jika jumlah yang dihitung, ikan naik lebih dari 25 ekor, namun tidak ada yang besar. Paling besar adalah krapu 0.5 kg, lainnya ikan karang plus krapu kecil. Tanda-tanda boncos kelihatan ketika jam 15-an turun hujan dan ngotrek untuk mencari ikan umpan baru dapat jam 02.00. Jam 03.00 – 4.30 rombongan ikan kuwe kuning yang lagi sariawan terlihat di ujung dermaga sebelah kanan, tentu saja mereka gak mau makan. Rombongan Ikan Kuwe Golkar pun hilang ketika mulai banyak perahu yang lalu lalang seiring dengan mulainya aktifitas pelabuhan. ┬áHarapan berikutnya adalah ikan alu-alu yang kelihatan lalu lalang di sekitar dermaga. Air laut yang bersih memungkinkan kita untuk melihat dasar lautan di sekitar dermaga yang dipenuhi karang. ┬áNamun ternyata Ikan alu-alunya juga sakit gigi… apes dah.. ­čÖü

Tempat ZZZZZZZZZZZZZZ

Jam 11.00 KM Sabuk Nusantara 46 sudah tiba dari Pulau Harapan, sebenarnya masih ada waktu untuk mancing s/d jam 13.30 WIB namun mata udah gak bisa disuap akhirnya ane putuskan untuk naik kapal dan melupakan ruangan ahli hisap.

Oh ya, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan ketika  mau mancing di Pulau Pramuka :

  • Untuk umpan udang hidup, sebaiknya anda bawa dari rumah. Gunakan blower agar udang tetap segar. Di Pulau Pramuka tidak ada yang jual.
  • Untuk umpan cumi beku, di Pulau Pramuka satu kantong plastik isi 3 ekor Rp. 30.000,-
  • Siapkan juga kail kotrekan lebih dari 2 set untuk antisipasi jika nyangkut.
  • Seting peralatan pancing untuk memancing dengan sistem kambangan. Setingan ini lebih aman dibanding dasaran, terkecuali jika ente molor dan pelampung terbawa arus ke tiang dermaga…
  • Siapkan rakitan plus timah yang banyak, jika ente pingin mencoba sistem mancing dasaran. Ane habis 9 biji bro… ­čÖü

Berapa total dana yang dibutuhkan selama mancing ?

  • Restribusi masuk pelabuhan Rp. 2.000,- X 2 = Rp. 4.000,-
  • Tarif KM Sabuk Nusantara 46 Rp 15.000,- X 2 = Rp. 30.000,-
  • Makan dan minum @ Rp 15.000,- X 3 = Rp. 45.000,-
  • Umpan Udang api ┬á= Rp. 20.000,-
  • Total ┬á= Rp. 99.000,-

So, kurang dari 100 ribu rupiah bro. Jika dikurangi dengan biaya makan, totalnya hanya Rp. 54.000,- dan bandingkan dengan biaya aktifitas mancing anda selama ini. Murah bukan? Tarif KM sabuk Nusantara 46 sifatnya flat kog, turun di Pulau Untung Jawa, Pulau Pramuka atau Pulau Harapan, tarifnya sama,┬á┬ájadi jangan ragu untuk pergi ke Pulau seribu. Next… Untung Jawa Island n Harapan Island, I want to see u…



6 thoughts on “KM Sabuk Nusantara 46, Solusi mancing murah ke Pulau Seribu

  1. Mw tny donk mas bro, jd selama kita disana nunggu ke esokan harinya Kpl nuju jkt dimana tmpt menginap sbg rekomendasi, coz sy mw coba jln2 ke pulau seribu dgn KM SABUK.

    1. Raihan, banyak homestay disana bro… harga kisaran 300 – 500 ribu (2 kamar) tergantung lokasi. Yang di tepi pantai lebih mahal. Ane gak punya referensi homestay mana yang bagus, namun Raihan bisa tanya pada warung makan di sekitar pelabuhan. Mereka bersedia antar ke lokasi kog…

        1. Andri, bisa mas… Parkirnya di halaman KSOP Sunda Kelapa. Klo bawa rombongan, antar dulu di lokasi sandar KM Sabuk nusantara, baru parkir mobilnya. Sabtu kemarin (3/12) cuaca ekstrim, untungnya naik KM SN46… Long weekend besok, kayaknya mau berangkat nih? ­čÖé
          Oh ya, dari info kru Kapal, mulai minggu besok, KM SN46 kayaknya masuk bengkel reparasi untuk melakukan pemeliharaan/perawatan rutin. Namun jangan kawatir, telah disiapkan kapal pengganti yang sama (KM perintis Sabuk Nusantara juga).

    1. Dewi Sinaga, tidak bisa sis. So, jika berangkat dari Jakarta Sabtu, jam 8-9, nanti baliknya Jam 8-9 di hari Minggu. Demikian juga jika berangkat Hari Senin, pulangnya Selasa, berangkat Rabo, pulangnya Kamis.
      Namun jika mau pulang di hari yang sama, bisa menggunakan kapal kayu atau speedboot namun dengan tujuan Marina Ancol atau Pelabuahan Kali Adem, Muara Baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *