8 Gejala penyakit usus buntu

“Operasi usus buntu”, sebuah kalimat yang sudah akrab di telinga kita yang artinya mengacu pada tindakan penyembuhan terhadap radang yang terjadi pada usus buntu. Sedangkan usus buntu itu sendiri adalah “suatu kantung yang terhubung pada usus penyerapan serta bagian kolon menanjak dari usus besar. Organ ini ditemukan pada mamalia, burung, dan beberapa jenis reptil. Sebagian besar herbivora memiliki sekum yang besar, sedangkan karnivora eksklusif memiliki sekum yang kecil, yang sebagian atau seluruhnya digantikan oleh umbai cacing.

Usus buntu dalam bahasa Latin disebut sebagai Appendix vermiformis, organ ini ditemukan pada manusia, mamalia, burung, dan beberapa jenis reptil. Pada awalnya organ ini dianggap sebagai organ tambahan yang tidak mempunyai fungsi, tetapi saat ini diketahui bahwa fungsi apendiks adalah sebagai organ imunologik dan secara aktif berperan dalam sekresi immunoglobulin (suatu kekebalan tubuh) yang memiliki/berisi kelenjar limfoid.”  Wikipedia

Ketika usus buntu meradang (bukan marah lho.. :mrgreen: ) membengkak dan rentan pecah (Appendicitis),    “hanya ada dua kemungkinan bagi penderita radang usus buntu, sembuh atau semakin  parah,” kata dokter bedah RSU Bethesda Yogyakarta dr Hariatmoko SpB  (Pikiran Rakyat 22 Desember 2013)

Lebih jauh tentang gejala dan  penyebab usus buntu, dr Hariatmoko menggambarkan sebagai berikut :